Sahabat Napas Mengenal PPOK
← Mengenal PPOK

Modul 5 dari 10

Kenapa Eksaserbasi Harus Dicegah

Apa itu eksaserbasi

Eksaserbasi adalah saat gejala PPOK Anda memberat dari keadaan sehari-hari Anda, berkembang dalam beberapa hari dan biasanya tidak lebih dari dua minggu, dan memerlukan tambahan pengobatan. Dalam percakapan sehari-hari orang menyebutnya kambuh, dan itu kata yang sama.

Yang membuatnya berbahaya bukan rasa sesaknya. Yang berbahaya adalah apa yang ditinggalkannya.

Hal penting

Kambuh bukan gangguan beberapa hari, tapi kejadian yang meninggalkan bekas.

Fungsi paru menurun bertahap, dan kambuh menariknya ke bawah

Fungsi paru semua orang menurun perlahan seiring usia. Pada PPOK penurunan itu bisa berjalan lebih cepat, dan tidak semua orang berangkat dari puncak fungsi paru yang sama tingginya. Kenapa titik awal orang bisa berbeda, itu dibahas di Modul 2.

Yang jadi pokok di sini adalah apa yang dikerjakan kambuh. Tiap kambuh menekan fungsi paru ke bawah, dan yang naik kembali sesudahnya tidak sampai ke tempat semula. Titik awal Anda untuk kambuh berikutnya jadi lebih rendah daripada sebelumnya. Ini bukan kesan sesaat: diikuti bertahun-tahun, pasien yang lebih sering kambuh berakhir dengan fungsi paru yang lebih rendah dibanding yang jarang kambuh, walau titik awal keduanya sama.

Pola ini terlihat dari mengikuti banyak pasien PPOK selama bertahun-tahun, bukan sesuatu yang bisa diukur dari satu kali kambuh saja.

Karena itu dua orang dengan PPOK bisa berakhir sangat berbeda setelah bertahun-tahun, tergantung antara lain seberapa sering mereka kambuh dan apakah masih merokok.

Grafik ini menggambarkan pola umum pada PPOK, bukan ramalan untuk paru Anda sendiri. Tiap kambuh cenderung menggeser fungsi paru ke bawah dan tidak pulih penuh ke titik sebelumnya. Titik cabang di grafik ini menandai keputusan berhenti merokok, bukan nasib yang sudah ditentukan sebelumnya.

tetap merokok berhenti merokok fungsi paru → waktu →

Penuaan sehat (pembanding)

Fungsi paru menurun sedikit demi sedikit seiring usia, juga tanpa PPOK.

Pola penurunan PPOK, dan kalau tetap merokok

Berangkat dari puncak fungsi paru yang cukup tinggi, lalu turun tajam, dan kambuh mempercepatnya lebih jauh lagi. Sesudah titik cabang, garis yang sama ini terus menurun dengan kecepatan yang sama, yaitu kalau merokoknya diteruskan.

Titik kambuh

Fungsi paru anjlok, lalu pulih sebagian saja. Titik awal berikutnya sudah lebih rendah dari sebelumnya.

Kalau berhenti merokok

Penurunannya melandai sesudah titik cabang. Manfaatnya tetap ada meski dimulai sesudah kambuh berkali-kali.

Grafik pola, bukan pengukuran. Sumbu tegak fungsi paru, sumbu datar waktu, tanpa angka pada keduanya.

Hal penting

Kambuh bukan hanya memburuk sementara, tapi menggeser titik awal Anda ke bawah, dan itu berlaku juga pada kambuh yang terasa sudah pulih total.

Satu kali saja sudah berarti

Dulu perhatian baru meningkat kalau seseorang kambuh dua kali atau lebih dalam setahun. Sekarang diketahui satu kali kambuh yang cukup berat saja sudah menaikkan kemungkinan kambuh berikutnya. Kambuh cenderung mengundang kambuh.

Ini penting untuk Anda yang merasa penyakitnya ringan karena baru sekali dirawat. Sekali itu justru sinyal yang perlu ditanggapi, bukan diabaikan.

Hal penting

Jangan menunggu kambuh yang kedua untuk mulai menganggapnya serius.

Yang ikut terkena, bukan hanya paru

Risiko gangguan jantung ikut naik sejak kambuh berat terjadi, paling tinggi di bulan pertama, dan bisa bertahan sampai setahun atau lebih sesudahnya.

Tenaga dan kemampuan berjalan sering juga belum kembali seperti sebelumnya berminggu-minggu setelah gejalanya reda.

Hal penting

Pemulihan setelah kambuh lebih lambat daripada hilangnya gejalanya.

Yang biasanya memicu

Infeksi saluran napas, baik virus maupun bakteri, adalah pemicu tersering. Asap dan polusi juga, termasuk asap rokok orang lain dan asap pembakaran. Perubahan cuaca dan udara dingin ikut berperan.

Pada banyak orang pemicunya tidak pernah diketahui, dan itu bukan tanda Anda lalai.

Hal penting

Sebagian kambuh bisa dicegah dan sebagian lagi tidak, jadi mengenalinya lebih awal tetap perlu.

Kambuh yang tidak diceritakan tetap merugikan

Banyak kambuh tidak pernah sampai ke dokter. Gejalanya membaik sendiri di rumah, dan pada waktu kontrol berikutnya kejadian itu sudah terasa lewat sehingga tidak disebutkan lagi.

Padahal dampaknya pada paru tetap sama, dan tanpa cerita itu, dokter menilai pengobatan Anda dari gambaran yang tidak lengkap.

Hal penting

Ceritakan kambuh yang sudah lewat, karena itu ikut menentukan pengobatan Anda ke depan.

Cara mengenali kambuh lebih awal ada di Modul 6.

← Modul 4: Teknik Inhaler Modul 6: Gejala Eksaserbasi →