Sahabat Napas Mengenal PPOK
← Mengenal PPOK

Modul 4 dari 10

Teknik Inhaler yang Benar

Kenapa tekniknya menentukan

Obat hirup hanya bekerja pada bagian yang benar-benar sampai ke saluran napas. Kalau tekniknya salah, sebagian besar obat tertinggal di mulut dan tenggorokan, dan hasilnya terasa seperti obatnya kurang kuat.

Teknik yang salah adalah salah satu sebab tersering obat PPOK terlihat tidak mempan, dan ini sebab yang paling mudah diperbaiki.

Hal penting

Obat yang benar dengan teknik yang salah bekerja seperti dosis yang jauh lebih kecil.

Kenali dulu jenis alat Anda

Alat hirup PPOK ada beberapa jenis, dan cara menarik napasnya berbeda antar jenis. Ini yang paling sering tertukar, terutama kalau Anda pernah memakai alat lain sebelumnya.

Satu lagi yang tidak ada di daftar ini tapi mungkin ada di tas Anda: pelega. Pelega juga inhaler semprot, jadi tekniknya sama dengan baris pertama, dan justru alat inilah yang paling perlu Anda kuasai, karena dia yang Anda pegang saat sedang sesak dan sedang paling sulit berpikir.

Enam alat, empat kelompok teknik. Cocokkan gambar dengan alat di tangan Anda. Nama di sini nama alatnya, bukan nama obatnya.
AlatKelompok dan cara menarik napas
Salbutamol (pelega)Gambar skematis, bentuk L pMDI
Semprot (pMDI). Tarik napas pelan dan dalam. Tampilannya bisa berbeda antar merek, yang sama adalah bentuk dan cara memakainya.
AerosphereRumah putih abu, kanister di atas belakang
Semprot (pMDI). Tarik napas pelan dan dalam. Bisa dipakai dengan spacer.
RespimatTudung berengsel, tombol di sisi kiri
Kabut halus (SMI). Tarik napas pelan dan dalam, seperti inhaler semprot.
ElliptaKotak membulat, tutup kerang di kanan atas
Bubuk reservoir (DPI). Tarik napas cepat dan kuat sejak awal. Jangan pakai spacer.
DiskusCakram ungu, tuas digeser
Bubuk reservoir (DPI). Tarik napas cepat dan kuat sejak awal. Jangan pakai spacer.
BreezhalerTabung meruncing, dasar teal dua tombol
Bubuk berkapsul (DPI). Tarik napas cepat dan kuat sejak awal. Kapsul dimasukkan sendiri sebelum dihirup.
Empat kelompok teknik: semprot dan kabut halus sama-sama pelan dan dalam, bubuk reservoir dan bubuk kapsul sama-sama cepat dan kuat. Yang membedakan Ellipta dari Diskus, dan keduanya dari Breezhaler, hanya cara memuat dosisnya.

Hal penting

Semprot dan kabut perlu tarikan pelan, bubuk perlu tarikan cepat. Tertukar berarti obatnya tidak sampai.

Langkah yang sama untuk semua alat

1

Duduk atau berdiri tegak, lalu buka alatnya.

2

Embuskan napas dulu sampai lega, menjauh dari alat. Jangan meniup ke dalam corongnya.

3

Rapatkan bibir di corong, lalu tarik napas sesuai jenis alat Anda: pelan dan dalam untuk semprot dan kabut, cepat dan kuat untuk bubuk.

4

Tahan napas kira-kira 5 sampai 10 detik, lalu embuskan perlahan.

Hal penting

Mengembuskan napas sebelum menghirup membuat ruang, dan menahan napas sesudahnya memberi obat waktu untuk mengendap.

Yang berbeda, cuma cara memuat dosisnya

Satu-satunya langkah yang benar-benar berbeda antar alat adalah cara satu dosis disiapkan.

1

Salbutamol (pelega). Dikocok dulu, dan bila baru atau lama tidak dipakai, disemprotkan sekali ke udara sesuai petunjuk pada kemasan alat Anda. Justru pelega yang paling sering lama tidak dipakai, jadi langkah ini paling berguna di sini.

2

Aerosphere. Dikocok dulu. Bila baru atau lama tidak dipakai, semprotkan sekali ke udara menjauh dari wajah, sesuai petunjuk pada kemasan alat Anda.

3

Spacer, untuk inhaler semprot. Tabung penyambung antara alat dan mulut Anda. Obatnya masuk ke tabung lebih dulu, lalu Anda menghirupnya dari sana, jadi tidak perlu menekan alat dan menarik napas pada saat yang sama persis. Lebih banyak obat sampai ke paru dan lebih sedikit tertinggal di mulut. Tanyakan ke dokter atau apoteker apakah Anda sebaiknya memakai spacer.

4

Respimat. Dasar alat diputar setengah putaran sampai berbunyi klik, lalu tutupnya dibuka. Obat keluar saat tombol di sisinya ditekan.

5

Ellipta. Tutup kerang dibuka sampai berbunyi klik satu kali. Klik berarti dosis sudah dimuat. Membuka lalu menutup tanpa menghirup akan membuang satu dosis.

6

Diskus. Tutup dibuka, lalu tuas digeser sampai berbunyi klik. Sesudah itu jangan dimiringkan, bubuknya bisa tumpah sebelum sempat dihirup.

7

Breezhaler. Corong dibuka, satu kapsul dimasukkan ke ruang di dasar alat, corong ditutup sampai klik, lalu dua tombol di sisinya ditekan sekali bersamaan untuk menusuk kapsulnya.

Ini satu-satunya langkah yang benar-benar berbeda antar alat. Langkah sebelum dan sesudahnya (embuskan napas, rapatkan bibir, tarik napas sesuai kelompok, tahan napas, berkumur) sama untuk keenam alat.

Hal penting

Kalau Anda cuma mengingat satu hal per alat, ingat cara memuat dosisnya.

Khusus inhaler berkapsul

Kapsulnya untuk dihirup, bukan untuk ditelan. Setelah menarik napas, Anda biasanya mendengar suara berdesir. Itu suara kapsulnya berputar, dan tandanya udara Anda menarik bubuknya keluar.

Sesudahnya, buka alatnya dan lihat kapsulnya. Kalau masih ada bubuk yang tertinggal di dalam kapsul, hirup lagi dari kapsul yang sama sampai kosong. Ini bukan dosis tambahan, ini menyelesaikan dosis yang sama.

Hal penting

Kapsul yang masih berisi bubuk berarti dosisnya belum seluruhnya masuk.

Kesalahan yang sering terjadi

Menarik napas cepat pada alat semprot atau kabut

Obatnya menabrak tenggorokan dan berhenti di sana. Alat ini perlu tarikan pelan dan dalam.

Menarik napas pelan pada alat bubuk

Bubuknya tidak terangkat keluar dari alat. Alat ini perlu tarikan cepat dan kuat.

Lupa mengembuskan napas dulu

Tidak ada ruang untuk tarikan napas yang dalam.

Meniup ke dalam corong alat bubuk

Uap napas membuat bubuknya menggumpal.

Menghirup lewat hidung

Corongnya untuk mulut, jadi obatnya tidak ikut masuk.

Menekan alat semprot dua kali dalam satu tarikan napas

Satu tarikan napas untuk satu semprotan.

Hal penting

Hampir semua kesalahan ini tidak terasa saat dilakukan, jadi satu-satunya cara tahu adalah mempraktikkannya di depan dokter atau apoteker.

Merawat alat dan mulut Anda

Bersihkan corong mulut alat dengan kain atau tisu kering secara rutin, dan simpan alat di tempat yang kering. Alat bubuk tidak boleh dicuci dengan air.

Kalau obat hirup Anda mengandung kortikosteroid inhalasi, berkumurlah dengan air lalu buang setiap selesai memakainya, supaya mulut tidak sariawan dan suara tidak serak.

Berkumur hanya perlu untuk obat hirup yang mengandung kortikosteroid inhalasi. Pelega tidak mengandungnya, jadi langkah ini tidak perlu sesudah memakai pelega, termasuk saat Anda sedang sesak.

Perhatikan juga sisa dosisnya. Sebagian alat punya jendela angka yang berkurang tiap pakai. Alat semprot dan kabut halus perlu Anda catat sendiri kapan mulai dipakai, karena isinya bisa habis sebelum terasa kosong.

Hal penting

Tunjukkan cara Anda memakai inhaler saat kontrol sesekali, walaupun sudah bertahun-tahun memakainya.

← Modul 3: Obat PPOK Modul 5: Kenapa Eksaserbasi Dicegah →