Sahabat Napas Mengenal Asma
← Mengenal Asma

Modul 4 dari 10

Obat Asma dan Cara Kerjanya

Obat pengontrol

Pengontrol dipakai rutin tiap hari, juga pada hari-hari Anda merasa sehat. Kerjanya meredakan peradangan di dinding saluran napas, dan itu perlu waktu berhari-hari sampai berminggu-minggu. Karena itu pengontrol tidak berguna kalau baru dipakai saat sesak.

Peradangan di saluran napas bisa tetap ada walau tidak terasa. Berhenti memakai pengontrol sendiri adalah salah satu penyebab paling umum asma kambuh lagi.

Hal penting

Jangan hentikan obat pengontrol tanpa bicara dulu dengan dokter.

Obat pelega

Pelega dipakai saat gejala muncul. Kerjanya melonggarkan otot yang sedang mengencang di sekeliling saluran napas, jadi rasanya cepat, biasanya dalam beberapa menit. Efeknya juga cepat habis.

Ada dua macam pelega. Yang hanya membuat otot saluran napas jadi relaksasi, biasanya berisi salbutamol. Dan yang selain itu juga berisi kortikosteroid inhalasi dosis rendah, jadi sekaligus meredakan peradangannya setiap kali dipakai. Mana yang cocok untuk Anda ditentukan dokter, bukan ditambahkan sendiri, karena tidak semua obat pengontrol boleh dipasangkan dengan pelega yang berisi kortikosteroid inhalasi.

Yang berisi apa, tertulis di kotak dan di resep inhaler Anda. Kalau tidak yakin, bawa alatnya saat kontrol dan tanyakan.

Bahaya memakai pelega saja

Bagian ini hanya berlaku untuk pelega yang hanya berisi salbutamol. Kalau pelega Anda berisi kortikosteroid inhalasi, bagian ini bukan tentang inhaler Anda.

Pelega melonggarkan otot, dan itu memang membuat sesaknya hilang. Tapi peradangan yang jadi sebabnya tidak tersentuh, jadi peradangan itu jalan terus. Kalau pelega yang hanya berisi salbutamol dipakai rutin tiap hari, saluran napas justru jadi lebih mudah bereaksi.

Jadi pelega itu makin sering dibutuhkan, tapi masalah yang di bawahnya tidak pernah tersentuh. Ini bukan ketergantungan, dan bukan berarti obatnya rusak atau tidak boleh dipakai. Pelega tetap berguna dan tetap harus dipakai kalau Anda sesak.

Diobati dengan pelega saja

gejala lega Peradangan
Peradangan tidak diobati, jadi jalan terus.
Satu kali pemakaian pelega. Makin ke kanan makin rapat, artinya makin sering dibutuhkan.

Diobati dengan kortikosteroid inhalasi

gejala lega Peradangan waktu
Peradangan diobati, jadi menyempit.

Kedua panel memakai sumbu waktu dan sumbu gejala yang sama. Setiap kali pelega dipakai, garis gejalanya turun ke arah “lega”, lalu naik lagi ke tempat yang sama. Yang berubah di panel atas cuma jaraknya: pelega makin sering dibutuhkan, dan efeknya makin kurang terasa. Peradangan yang jadi sebabnya tidak tersentuh sama sekali.

Ini bukan alasan untuk menahan diri memakai pelega saat sesak. Pelega tetap dipakai kalau Anda sesak. Yang perlu diubah adalah obat yang Anda pakai rutin, dan itu keputusan dokter.

Yang berubah adalah risikonya. Pemakaian pelega sekitar 3 tabung atau lebih dalam setahun berkaitan dengan lebih banyak serangan asma berat dan lebih sering masuk gawat darurat, dan ini berlaku juga pada asma yang tampak ringan. Makin sering pelega dipakai, makin besar risikonya. Karena itu asma tidak diobati dengan pelega saja. Menambahkan obat yang berisi kortikosteroid inhalasi menurunkan risiko serangan berat sampai sekitar dua pertiga.

Hal penting

Kalau pelega makin sering dibutuhkan, periksakan. Jangan menambah sendiri.

Tiga pola pemakaian yang sama-sama benar

Yang berikut ini bukan aturan untuk semua orang. Ini tiga contoh minggu dari tiga pasien yang resepnya berbeda. Cari yang cocok dengan resep Anda.

Contoh A · Dua inhaler terpisah

Pengontrol, tiap hari (7 dari 7 hari)

Pelega, hanya saat gejala (di contoh ini 2 dari 7 hari)

Contoh B · Satu inhaler untuk dua tugas

Dosis terjadwal tiap hari, ditambah hirupan saat gejala pada hari yang sama (di contoh ini 2 dari 7 hari)

Contoh C · Hanya saat gejala saja

Tidak ada dosis terjadwal (di contoh ini 2 dari 7 hari)

Dosis terjadwal hari itu Hirupan pelega saat gejala Tidak ada hirupan hari itu

Setiap titik adalah satu hari, tujuh hari berturut-turut, bukan hari tertentu dalam seminggu. Pada Contoh B, tanda pelega ditumpuk di atas dosis terjadwal hari itu, bukan menggantikannya: dosis terjadwalnya tetap jalan. Jumlah hari bergejala di gambar ini hanya contoh, bukan target dan bukan batas.

Ada pasien yang memakai dua inhaler berbeda, dan ada yang memakai satu inhaler untuk dua tugas sekaligus. Ikuti aturan yang dokter Anda tuliskan untuk inhaler Anda sendiri, jangan menebak dari gambar ini.

Hal penting

Ikuti pola yang dokter tuliskan, juga pada hari yang badannya terasa enak.

← Modul 3: Konsep Pengobatan Modul 5: Teknik Inhaler →