Modul 9 dari 10
Kontrol rutin membantu memastikan obat masih sesuai dan mendeteksi masalah sebelum jadi serangan. Merasa sehat bukan alasan untuk berhenti kontrol.
Hal penting
Sebaiknya kontrol tiap 3 sampai 6 bulan meski tidak ada keluhan. Kalau obat baru diganti, kontrol lagi dalam 1 sampai 3 bulan. Kalau baru saja kena serangan asma, kontrol dalam 1 minggu, jangan menunggu jadwal berikutnya.
Teknik pakai inhaler, kepatuhan minum obat, pemicu yang belum teratasi, dan seberapa terkontrol asma dalam sebulan terakhir.
Hal penting
Bawa data Monitor Harian Anda saat kontrol, ini membantu dokter menilai lebih akurat.
Bila asma stabil selama 3 bulan berturut-turut, dokter mungkin mempertimbangkan menurunkan dosis obat. Ini keputusan bersama dokter, bukan dicoba sendiri di rumah.
3 bulan stabil berturut-turut
Stabil berarti dua hal sekaligus: tanpa gejala yang berarti, dan tanpa serangan asma serta tanpa pemakaian pelega yang berlebihan.
Turun dosis tidak dimulai saat Anda sedang batuk pilek atau sedang akan bepergian jauh. Bukan karena obatnya berbahaya, tapi karena saat itu asma lebih mudah memburuk dan Anda sedang jauh dari dokter yang biasa memeriksa Anda. Saat hamil, dosis obat asma tidak diturunkan sama sekali, karena asma yang terkontrol justru yang dibutuhkan bayi.
Hal penting
Jangan menurunkan atau menghentikan dosis sendiri walau merasa sudah lama sehat.