Sahabat Napas Batuk
← Batuk

Modul 3 dari 5

Apakah Setiap Batuk Harus Diobati

Apakah Setiap Batuk Harus Diobati

Tidak. Sebagian besar batuk akut karena infeksi virus akan reda sendiri dalam hitungan hari sampai beberapa minggu, tanpa obat yang menyasar batuknya secara khusus. Yang dikerjakan bukan mematikan batuknya, tapi membuat Anda lebih nyaman sambil mengobati penyebabnya.

Sebuah tinjauan besar dari Cochrane, lembaga peninjau bukti medis independen, merangkum banyak uji klinis terhadap obat batuk bebas yang dijual di apotek. Hasilnya tidak menemukan bukti meyakinkan bahwa obat-obat itu efektif untuk batuk akut, tapi juga tidak membuktikan sebaliknya, karena studi yang tersedia kebanyakan berkualitas lemah. Ini bukan alasan untuk berhenti memakai obat batuk kalau selama ini membantu Anda, tapi alasan untuk tidak berharap terlalu banyak dari satu botol obat, dan tidak menumpuk beberapa jenis sekaligus.

Antibiotik juga tidak menyembuhkan batuk karena virus, betapapun kuat batuk itu terasa. Antibiotik hanya dipakai kalau dokter menilai memang ada infeksi bakteri setelah memeriksa Anda langsung, mendengar batuknya saja tidak pernah cukup untuk memutuskan itu.

Perlakuannya berbeda menurut durasi. Batuk akut umumnya boleh ditunggu, karena itu memberi waktu pada tubuh Anda menyelesaikan sendiri infeksi yang memang bisa selesai sendiri. Batuk kronis, lebih dari 8 minggu, sebaliknya tidak boleh sekadar ditekan dengan obat batuk. Menekannya tanpa mencari penyebabnya sama saja membungkam sinyal yang sedang menunjukkan jalan ke penyebabnya.

Batuk akut, karena virus

Reda sendiri. Cukup ditunggu sambil gejalanya diredakan.

Batuk kronis, lebih dari 8 minggu

Cari penyebabnya. Jangan sekadar ditekan dengan obat batuk.

Lamanya batuk yang menentukan sikapnya, bukan keras atau seringnya batuk.

Hal penting

Menunggu itu wajar untuk batuk yang membaik. Menunggu bukan sikap yang tepat untuk batuk yang memburuk, atau yang disertai tanda bahaya yang dijelaskan di modul berikutnya.

← Modul 2: Tiga Jenis Batuk Menurut Lamanya Modul 4: Obat Batuk: Antitusif dan Ekspektoran →